You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Genangan di Rawajati Surut Lebih Cepat
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Genangan di Rawajati Surut Lebih Cepat

Luapan Kali Ciliwung yang menggenangi sejumlah RT di RW 07, Rawajati, Jakarta Selatan sudah surut. Bahkan air surut hanya dalam tempo dua jam.

Air naik jam 02.00 puncaknya jam 03.00, di jalan tingginya sekitar 40 sentimeter. Tapi jam 05.30 air sudah surut

"Kalau di Pintu Manggarai di bawah 700 sentimeter air cepat. Air naik jam 02.00 puncaknya jam 03.00, di jalan tingginya sekitar 40 sentimeter. Tapi jam 05.30 air sudah surut. Kalau untuk waktu surut memang nggak seperti tahun sebelumnya, lebih cepat lah," ujar M Fatoni, Ketua RT 02/07, Selasa (2/2).

Sementara Sumarni, warga RT 04/07 yang rumahnya persis di pinggir Kali Ciliwung menilai ketinggian genangan tahun ini lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Luapan Ciliwung Genangi 3 Kelurahan di Jaktim

"Karena memang kondisi rumah saya di pinggir kali. Di dalam rumah 15 sentimeter, kalau di luar rumah lebih 30 sentimeter. Dulu bisa sampai satu meter lebih, itu ada bekas lumpurnya di dinding," ucapnya.

Andi, Ketua RT 04/07 mengatakan, waktu surut genangan cukup cepat. Tahun lalu, sambungnya, genangan di permukiman sempat stagnan. Sekarang, genangan langsung surut.

"Tahun-tahun sebelumnya, menggenang sejam, baru turun. Kalau sekarang nggak ada namanya genangan diam, langsung turun lagi," tandas Andi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1285 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati